Rabu, 13 Agustus 2014

Pengalaman ke Curug Silangit

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Bukan postingan yang informatif, melainkan hanya tentang pengalaman.

Jumat, 08 Agustus 2014

Mudik Purworejo 2014

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
  1. Supaya tidak sia-sia, niatkan mudik untuk beribadah, misalnya silaturahim mengunjungi Mbah / orang tua dan saudara.
  2. Berangkat pagi sekitar pukul sembilan, lalu sampai sekitar pukul dua belas siang esoknya. 
  3. Sempat sahur di jalan. Warungnya sibuk.
  4. Sampai.
  5. Taqabalallahu minna wa minkum dan mohon maaf ya semuanya, termasuk teman blog. Lebaran salat di masjid dekat rumah Mbah.
  6. Senang bertemu saudara, walaupun masih malu. Ada Mbak Linda, Hurin, Adnin, Azka, dkk.
  7. Sempat ke alun-alun pada malam hari. Minum ronde dan makan bakso.
  8. Ke Pantai Jatimalang dua kali. Yang pertama berangkat pagi-pagi, ombaknya besar, tapi tidak terlalu. Yang kedua berangkat lebih siang, ombaknya besar. Hati-hati. Jaga diri, keluarga, dan orang sekitar.
  9. Ke Curug Silangit. Jalan bersama keluarga seperti ini baru kali ini. Sepi, tapi alhamdulillah kami baik-baik saja. Masyarakat di sana menurutku ramah-ramah.
  10. Menjelang pulang ke Jakarta, aku sekeluarga ke pasar dan toserba (ingat masa TK di Semarang yang suka ke ADA).
  11. Pulang pada Selasa kemarin. Berpisah :'( Jalanan sudah sepi. Biasanya macet.
Makasih. Maaf bila ada yg kurang berkenan. Jalan-jalan yang paling seru itu ke Pantai Jatimalang  dan Curug Silangit.

Minggu, 20 Juli 2014

Masa SMA

Tidak kusadari, cepat juga aku melewati masa SMA. Kehidupan SMA-ku yang baru saja usai adalah hal yang cukup banyak memberi pelajaran.

Di sekolah, teman sebangku aku adalah orang yang pandai menasihati. Dia adalah salah satu sahabatku. Jarang ada orang yang membicarakan sesuatu yang sulit -tentu saja tidak di depan orang lain- untuk mengubahku menjadi lebih baik.

Meraih mimpi. Aku putuskan untuk tidak mengandai-andai seperti berkata, "ah, coba belajar lebih giat," atau "seharusnya aku memilih jurusan yang itu!". Toh tidak boleh juga kan dalam agama? Toh tidak mengubah takdir apa yang sudah terjadi, kan? Iya toh, iya kan?

Namun, dibalik itu tentu saja harus diambil pelajarannya. Sekian... :)

Selasa, 01 Juli 2014

Belajar Online Seru! (Link Doang)

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Selamat menunaikan ibadah puasa ya teman-teman yang melaksanakan. :))

Bila kalian agak nggak suka Fisika, boleh dicoba. Yang suka dan ngerti Fisika juga boleh. Cobalah belajar online di zenius.net. Belajar di Zenius itu seru dan ngerti, lho! BTW, bukan cuma Fisika yang diajarin.

Kalau belum punya akun, bisa sign up dulu. Jika ingin belajar leluasa di Zenius, beli vouchernya, CD-nya, atau keduanya.

Tambahan buat kelas XII : twitter info SNMPTN adalah salah satu akun yang informatif.

*Aku hanya sharing, siapa tahu ada yang belum tahu.*

Kamis, 02 Januari 2014

Inspirasiku Selama Liburan

Selama liburan ini, banyak inspirasi yang aku dapatkan. Tentunya semua dari Allah dan bisa melalui apa saja, bahkan alam seharusnya kita ambil pelajarannya. Nah, kalau yang ini dari orang tuaku dan yang lainnya dari blog.

Jumat, 20 Desember 2013

Mari Belajar Membuat Animasi di Photoscape!

#HiatusBreak
Assalamualaikum, teman-teman! Sudah lama saya tidak menulis tutorial. Saya punya sesuatu yang mungkin ada teman atau pemula yang belum mengetahuinya. Ini sederhana, kok. Berikut cara membuat animasi yang selama ini saya praktekkan di photoscape.

Minggu, 06 Oktober 2013

Sebuah Buku Menakjubkan

Kadang-kadang saat menemukan buku atau ensiklopedi yang bagus, aku memikirkan cara pembuatannya sehingga bisa sampai di tanganku. Tentu saja, dengan izin Allah.


Bunga apa nih?


Kemarin aku membaca ensiklopedi yang sangat bagus. Ensiklopedi itu untuk anak muslim, di setiap halaman ada ilmu dan banyak gambar. Ilmunya berhubungan antara ilmu dunia dan agama. Aku masih suka membacanya.

Pembuatan ensiklopedi itu pasti membutuhkan banyak ahli. Ternyata betul, saat kulihat di halaman awal-awal, tertulis nama-nama orang pintarnya. Editor saja ada empat. Ada editor kepala, editor bahasa, asisten editor, dan editor ahli. Editor ahli ada banyak, lho, ada yang ahli agama, insinyur, seni rupa, dst. Ada juga penulis naskah, kontributor, proofreader, ilustrator, fotografer, dsb. Subhanallah, wah... Kalau hanya satu orang yang memproduksi, menulis buku, mengilustrasikan, dan menjualnya, sepertinya repot.

Aku membayangkan kalau tidak ada yang menjadi editor, bagaimana, ya? Kalau tidak ada ilustrator, apakah semua anak akan suka? Kalau tidak ada asisten? Kalau tidak ada pedagangnya juga? Kalau tidak ada yang memproduksi? Akuntannya? Wah, banyak banget yang dibutuhkan.

Bukan cuma buku, tapi yang lain juga, kan? Kasur, lemari, komputer, setrikaan, sekolah dan lembaga pendidikan, lembaga masyarakat, dan masih banyak kali, ya. Kalau ada banyak ahli, lebih bagus, kali ya.

Dari situ aku berpikir kalau kita menekuni suatu bidang, harus ahli dan harus tetap menuntut ilmu agama. Siapa pun kita, presiden, PNS, penjual nasi uduk, tukang fotokopi, dan yang lainnya bila dilakukan sebaik mungkin akan memberikan kontribusi terhadap umat Islam dan masyarakat dunia. Jangan lupa melakukannya karena Allah. Semangat! 

Ada yang mau nambahin?