Assalamualaikum..
Karena kakak kelas 12 sedang UN (semoga berhasil), jadi adik kelasnya belajar di rumah. Hari ini, aku baru OL malam-malam. Karena, tadi aku kerja kelompok Sosiologi. Sejak pukul 9 pagi sampai pukul 4.15 sore.
Yang paling menyenangkan dan menyeramkan adalah...
Ke SMP aku untuk angket.. Jadi, kan kita membuat angket, nah, angket itu harus dijawab narasumber-narasumbernya. Narasumber kelompok kami adalah siswa-siswi kelas 7A.
Dari rumah Sarah (adiknya lucu, masih bayi!), beberapa orang dari kelompokku (termasuk aku) ke SMPku. Yang pergi adalah aku, Afifa, Hanifah, dan Atikah.
Menuju kelas 7A. Sesampainya di kelas itu, Afifa menjelaskan kepada adik-adik yang sepertinya masih imut-imut. Lalu, angket dibagikan. Setelah itu, aku ikut masuk ke dalam kelas (yang lain sudah pada masuk!) untuk mengambil kertasnya (bantuin Hanifah, masa aku yang alumni malu-malu banget!).
Setelah pamit dan berterima kasih pada adik-adik yang telah berpartisipasi, kami pamit pada guru=guru.
Wah, serunya! (Angketnya tentang menyontek >> eh, menyontek apa mencontek? Bingung bener aku)
Tapi ada berita buruk, tapi nggak juga sih karena belum tentu benar dan belum tentu bikin rugi. Kata seorang teman (ia tahu dari temannya), kelas IPA 'besok' hanya ada 2 kelas! Tahun ini saja, 3 kelas. Ada 3 kelas IPA dan 3 kelas IPS.Terus kalau cuma 2 kelas kenapa? Berarti persaingannya makin berat dong, di kelasku cukup banyak yang mau ke IPA dan mereka pintar-pintar dalam bidang itu. Seharusnya KakCipa lebih bersemangat, kali! Iya juga, ya.. :)
Katanya sih, karena peminatnya sekarang lebih banyak IPS. Terserah, tapi aku sukanya IPA.. Memang, sih, sama saja (ternyata memang sama), walau sempat berpikir beda. Cita-citaku, kan dokter. Kalau kalian penginnya IPA atau IPS?
Terima kasih sudah membaca diaryku..
Wassalamualaikum..