Jumat, 23 Maret 2012

Menunggu Lebih Baik

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!
Judul yang ambigu, ya? Nggak juga sih..eh, atau iya? Sudahlah. Sebenarnya aku hanya mau cerita tentang hari ini.

Sebelumnya, aku menerima pesan dari Mimi, kalau hari ini  anak ekstrakurikuler seni sastra akan melanjutkan pekerjaan membuat 'persembahan' untuk sekolahku yang akan ulang tahun. Dalam pesan tersebut, waktu berkumpulnya adalah jam 9 pagi. Tahu tidak tahu tidak, aku menunggu sampai 1 jam 30 menit lebih sedikit, baru ke rumah ... Kak Anbiya (perempuan lho!). Dari situlah aku memutuskan judul posting ini. Ya.. datang tepat waktu lebih baik daripada telat. Menunggu lebih baik daripada ditunggu. Itu, sih, menurutku.. Pada awalnya aku sangaaat kesal. Tetapi, lama-lama enggak. Ya, kesal sedikit :(

Aku dan teman-teman naik angkutan umum. Kami tiba pada siang hari (ya iya lah!) ,tetapi belum azan. Nah, di sana itu masih meributkan soal catnya. Kok tidak bisa-bisa sih, yang pakai sisir dan sikat gigi? Sepertinya ada yang salah, mungkin catnya yang kurang cocok. Akhirnya, kami memutuskan untuk memakai kuas. Tiba-tiba seseorang datang,.Oh ternyata Kak Anbiya (perempuaan lhoo), -mungkin orang tuanya- memesankan makanan. Wah, kok repot-repot, merci beaucoup.. Hehehe.. Setelah makan, aku salat.

Persembahannya itu, kain ditulisi "Artchipelago" (nggak salah, kok, memang ada 't' nya). MEMANG aslinya : ARCHIPELAGO, tetapi karena sesuatu, jadi artchipelaggo).. Tulisan Artchipelagonya itu pakai sablon yang sudah kami buat sebelumnya pada hari Rabu. Wah, tapi sebelumnya kain putih harus dicelupi pewarna pakaian dahulu, ya! Setelah diwarnai dan dijemur, dicetak sablon deh. Warna-warni, lho.. Karena kuasnya banyak, mewarnainya bersama-sama. Aku memilih merah muda bersama Yani. Setelah itu aku dan beberapa kawan mengumpulkan daun-daun kering untuk dijadikan hiasan. Wah, penuh hiasan.

Seru, ada kucingnya. Ada dog juga, ckck.. Bajuku sedikit kotor kena cat. Tanganku juga terpaksa aku kenakan sedikit -apa itu namanya, cairan yang berfungsi menghilangkan cat? Pokoknya dingin dan sedikit sakit! Keras, sih.. hm, apa nggak bahaya ya? Tapi, nanti kalau menutupi tangan, gimanaaa?-.

Hey, walau sesingkat itu, PULANGNYA MAGRIB! Aku sampai lari-lari, karena sudah azan Magrib. Kata Umi, jangan sampai magrib. Kalau Umi marah? Ternyata Umi tidak marah :)

Maaf karena tulisan diary masih acak-acakan, sejak dulu memang tulisan diaryku yang ribet itu acak-acakan. Jazakumullah khairan, thanks, terima kasih sudah membaca hariku pada hari ini.

2 k○mentar:

d mengatakan...

Kakak Syifa kok temannya Kakak Syifa seperti سورة
?الأنبياء kok Seperti di Alquran?

Anonim mengatakan...

Iya d.. Surat anbiya nabi nabi kan d. Itu kakak kelaass.. Ngomong2 udah lama nggak ketemu d hehehe
Kakcipa

Posting Komentar

Makasih udah baca :)

Diberdayakan oleh Blogger.